Rabu, 04 Februari 2015

Kering Tempe



Dulu waktu awal kuliah, aku belum tau dimana tempat makan enak. Tapi untungnya kost’an deket banget sama alfamart, meskipun gak bisa makan enak untuk sementara setidaknya perutku bisa terisi. Sementara waktu sembari mencari tau tempat makan aku belanja mie instan dan makan mie instan hampir setiap saat selama seminggu, dikost juga gak boleh masak alhasil makan mie direbus pake pemanas air (heater). Kata orang gak boleh makan mie terlalu sering dan gak boleh juga masak mie sekali rebus harus dua kali rebus. Hmmm kalo kayak gitu terus bisa-bisa aku mati gara-gara makan mie. Kan gak lucu ya. Setelah banyak tempat makan yang aku tahu, aku juga perlu makanan yang sudah siap makan gak perlu cari keluar lagi saat laper. Kok berat gini jadi anak kost, paling enak emang tinggal sama ortu gak akan kerepotan cari makan semua sudah disiapin, sekarang semua serba harus nyari sendiri.ckckck inilah derita anak kost. Akhirnya ortu ngirimin kering tempe,
itu satu-satunya makanan yang aku tahu bisa bertahan lama dan cocok untuk nasi. Sejak saat itu ortu sering mengirimkan kering tempe sampai diakhir kuliah ku kering tempe tetap menemaniku. Sudah menjadi rahasia umum jika hampir semua teman tau aku suka kering tempe, emmmm bukan suka kering tempe tapi terpaksa harus suka. Upssss


Tapi berkat kering tempe kiriman ortu uang jadi tidak berkurang untuk makan dan aa tambahan uang untuk ditabung karena makan kering tempe. Cara bersyukur sederhana yang aku rasakan bersama kering tempe. Terima kasih kering tempe mami sudah menemaniku dari awal kuliah sampai akhir kuliah jasa berharga disetiap butiran nasi yang aku makan. Tanpa mu mungkin aku lemas. Sesimpel ini. Kalian punya makanan favorit yang menemani saat kuliah. Ayo berbagi J
 

0 komentar:

Posting Komentar