Senin, 10 Agustus 2015

Cerita Cinta ku 2

Lanjut nulis bagian dua sekarang...
hmmmm... akhirnya ada waktu jugaaa....

Saat ini pagi sudah menampakkan diri dengan semilir angin yang menyejukkan. Bagiku tak ada beda udara yang menyapaku tetap sejuk dan menenangkan....
Aku duduk dan menikmati susu hangat dijendela ruang kamar, mataku tertuju pada pepohonan hijau  indah yang bergoyang bersama dengan angin. Aku tersentak dengan suara yang datang dari alarm jam weker yang berdering. ''Baiklah ternyata alarm yang aku setel salah waktu". Pikiran yang tadinya tenang membuatku linglung seketika, aku mulai memikirkan seseorang tetapi kali ini seorang (pria) itu bukanlah pria yang selama ini ada dalam setiap doa ku, bagiku dia hanya seperti hembusan angin sementara yang begitu saja melewati. kenapa? dia masih terasa, bukan dia yang aku impikan dan bukan dia yang aku ceritakan. Bukan!!! Dia membuatku sulit untuk memejamkan mata dan dia membuatku selalu memikirkannya sepanjang malam. "Oh berhentilah". Biarkan aku menatap apa yang sudah aku mulai, pergilah jika kau memang ingin pergi, berlarilah sekuat kamu mau dan jangan menoleh kepada ku lagi (sedikitpun) jika kamu berani menoleh, aku pun pasti akan menyetujuinya karena disinilah kelemahanku mulai dipermainkan oleh perasaan. Ijinkan aku kembali dengan apa yang pernah aku mulai tanpa adanya hembusan angin yang kau tiupkan melalui hari ku. Kamu yang sejak awal menjadi pilihanku, meski tidak sedikitpun kamu tahu tentang bagaimana aku memperjuangkan mu, aku akan tetap bersabar. :)

1 komentar: