Jumat, 20 Februari 2015

Dari ku, untuk Bapak Antasari

aku tak pernah berjumpa dengan mu Pak Antasari, bahkan aku pun tak mengenal siapa dirimu. bersalah atau tidaknya diri mu, menurutku bukan urusan ku. aku tidak lah suka berada dalam bahgsa yang penuh dengan hal-hal yang palsu yang sengaja dibuat atau pun tak sengaja untuk dibuat.
Awal nya aku tak mengetahui alasan apa yang membuat mantan ketua KPK seperti Anda  berada lembaga pemasyarakatan? aku tak peduli akan apa yang saat itu keluar dari mulut seorang Antasari, untuk apa? dan buat apa? untuk saat ini bangsa Indonesia sepertinya sudah sulit untuk membedakan kebenaran. Sumpah? pernah kah sumpah benar-benar menjadi hal yang dihargai saat pelantikan? aku tak peduli sampai akhirnya aku menulis ini.
banyak hal yang perlu dipelajari untuk bisa menaruh kepercayaan kepada seseorang, percaya dengan Pembunuh, bukan Anda bukan pmbunuh!! "satu hari saja, saya tidak layak berada disini". ucapan ini yang membuat saya memikirkannya berulang kali, perbedaan apa yang beliau katakan tidak sama seperti koruptor yang menyangkal dirinya koruptor.


untuk Anda Bapak Antasari, saya berharap anda bersabar didalam sana, betapa pengap dan sempit nya tempat yang anda tinggali saat ini ruang anda mungkin terbatas untuk melakukan aktifitas dan bertemu keluarga. kelak saya yakin anda mampu membalik ruang sempit itu menjadi ruang terbuka bagi anda dan semua rakyat untuk melihat kebenaran dan mereka akan menggantikan ruang sempit anda yang sebenarnya.

**Selama pemerintahan Indonesia masih dipegang oleh para cecunguk yg haus harta dan tukang korupsi maka jangan harap negri ini akan makmur. Rakyat hanya jadi sapi perah untuk segelintir mahluk yg tak punya hati nurani.**

0 komentar:

Posting Komentar