apa arti dari kata miskin ? kenapa dunia begitu tidak adil bagi mereka yang miskin ?
Apa dunia ini diciptakan untuk mereka yang kaya? Dan mereka
yang mampu berkuasa, yang mampu membeli segalanya termasuk kami yang miskin?
Kenapa kami yang miskin berjuang untuk hidup dengan mengeluarkan keirngat butir
demi butir hanya untuk mencari sesuap nasi demi mengganjal kosong nya perut.
Kami hidup hanya untuk bertahan hari ini, entah bagaimana besok setidaknya hari
ini kami bisa makan itu sudah cukup. Yang kaya akan semakin kaya, mereka bisa
melakukan apa saja seperti, mempekerjakan kami yang miskin dengan upah yang
minim (terbatas) dengan tenaga ekstra yang kami keluarkan demi menyenangkan
keinginan kalian. Kami juga punya impian sama seperti kalian yang kaya, yang
bisa berada didalam kendaraan yang bersih tidak seperti kami. Boro-boro kami
naik kendaraan bersih duduk diangkot yang penuh sesak saja kami tak mampu,
hanya dengan kedua kaki dari Tuhan lah yang bisa kuandalkan saat aku berjalan
mengais rejeki dipanas nya mentari pagi yang semakin panas. Kami juag punya
impian seperti kalian yang berada diatas sana menikmati hasil yang bisa kalian
banggakan, impian kami jelas tapi tidak nyata karena kemiskinan ini banyak
diantara kami yang tidak dapat meneruskan mimpi. Ditertawakan oleh mereka yang
berdasi rapi dan berpakaian cantik bak puteri, mereka berkata kami akan terus
bermimpi tanpa beroleh hasil nyata. Apa kami miskin lantas tidak bisa bermimpi?
Apa karena kalian dilahirkan berada dilingkungan kaya kalian bisa bermimpi dan
berhasil mencapai mimpi? Tidak! Kami rasa tidak! Uang kami sedikit tapi kami
yakin tekat kami lebih besar dan kelak diantara kami akan mencapai langit kami
yang telah lama menjadi impian. Meski begitu kita berbeda aku hanya bumi dan
kalian yang kaya adalah langit yang berada diatas bumi. Tapi entah bagaimana
aku mensyukuri keadaan ini, aku bersyukur karena Tuhan menyediakan udara pagi
yang masih segar untuk bisa kami nikmati, senyum lebar dari anak-anak lain yang
sama seperti kami atau bahkan lebih. Satu hal yang bisa kami banggakan dari
diri kami, kami bangga jika harus miskin karena kami tidak bersandiwara dalam
kehidupan ini. Pernahkan kalian tahu saat kaya menhampri kalian, kalian harus
menjaganya dengan baik supaya apa yang Tuhan beri tidka lantas hilang begitu
saja seperti angin pagi yang mudah berlalu. Tak jarang kami yang miskin melihat
mu malu mengenakan barang murah, tas murah, pakaian murah, dan lainnya. Kalian
mengikuti apa yang berkembang, saling mengatakan “tas ku mahal, beru beli di
LA” dan yang lain pasti tak mau kalah. Apakah begitu orang kaya sekarang?
Kadang kalian membeli semua tak tau berapa uang yang kalian miliki hanya karena
tuntutan gengsi kalian juga tak segan berbohong kepada kawan hanya untuk sebuah
PENGHARGAAN. Itukah kaya? Jika kami yang miskin bisa apa adanya tanpa harus
bersandiwara. Hanya tempat sementara ini yang menjadikan kita berbeda dimata
manusia. SKYLA 






0 komentar:
Posting Komentar