Diatas Langit Impian

kitalah yang mengisi waktu menjadi terbaik dan luarbiasa

Aku dan Ayah terhebat

Pertahananku, pahlawanku

Ibu dan Ayah penolong ku hidup ku

Tempat ku bertahan sampai dilangit sana.

hanya aku

melawan waktu

Sahabat terbaik

berbagi dalam suka duka

Kamis, 22 Januari 2015

Mencari Keadilan diBalik Jeruji Besi

Terkadang yang salah, belum tentu bisa disalahkan karena bukti yang mereka miliki dapat dimanipulasi meski tidak semuanya, yang salah dibenarkan, masih banyak yang salah tetap bersalah karena bukti yang ada.
keadilan,.....
sekarang nilai keadilan sudah dapat diperjual belikan begitu saja, rasa keadilan dapat dimanipulasi oleh petinggi dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. dengan seenaknya mereka menggunakan keadilan seperti barang dagang yang bisa diperjual belikan begitu saja. hanya disini yang dapat menjual dan membeli yaitu mereka yang dipercaya oleh rakyat atau dipandang baik.pernahkah keadilan benar-benar adil tidak memihak siapapun. pernah dengar orang yang tidak bersalah masuk penjara dan mendapat hukuman yang tidak setimpal (sesuai). seorang wanita asal Arab ini terpaksa harus menerima hukuman pancung dari pengadilan, hanya karena dia ingin melindungi diri dari pemerkosaan kejam yang dilakukan pria bejat yang hanya ingin melampiaskan nafsu. Tanpa sengaja pisau yang akan digunakan untuk melukai perempuanyang akan diperkosanya  mengenai pria itu sendiri, karena perempuan itu ingin menyelamatkan diri tapi pisau berbalik mengenainya pria bejat itu dan membuat seorang perempuan (korban) mendapat hukuman yang dia tidak sengaja lakukan.
dan ada seorang pria idiot yang tidak memiliki pemikiran normal dia hanya ingin membahagiakan anaknyayang dimana menginginkan tas sekolah, ayah yang idiot yang tidak mungkin bisa menyakiti seperti kita yang memliki pikiran normal (tidak terganggu) melihat tas itu dipakai anak lain, yang tanpa sengaja anak itu meninggl didepannya karena terbentur, dia hanya ingin membantu tapi apa daya keterbatasan yang dia miliki, membuat ia harus rela menjadi tersangka dan mengalami hukum gantung, dan meninggalkan anaknya seorang diri hidup sebatang kara tanpa siapapun. ayah dari anak yang meninggal adalah kepala polisi, sehingga dia melampiaskan kepada korban yang memiliki keterbatan pikiran. benikah keadilan  yang ada sekarang? adakah cara lain untuk membeli uang diatas apapun! adakah keadilan sekarang yang tanpa memandang golongan.

*Jika uang mampu membayar keadilan maka nyawa pun akan terbayar oleh uang    

Bersama tapi tidak bersatu

Punya pacar, kemana-mana bareng, gak bisa hidup satu sama lain. widih pasti seneng banget. ada yang merhatiin, keluar kemanapun ada yang nemenin, gak ada yang ngebully kayak jomblo. hehee. Tapi, jomblo juga gak masalah have fun mau ngapain aja. Tujuan pacaran itu harusnya menuju kepernikahan kan ? tapi banyak juga yang kalo ditanya, kapan nikah ? gak tau, pacaran udah lama gak tau mau dibawa kemana? yang penting masih bisa bareng-bareng tiap saat. Ampun deh, buat apa sama-sama tiap saat kalo gak bersatu ? jangan sampe aja yang terbaik yang Tuhan kasih ngjauh gara-gara cuma pengen bareng terus gak tau ending nya kayak apa :v
kalo serius pengen nikah, waktu pacaran jangan cuma nyari yang bisa diajak sama-sama terus nayri yang bisa diajak bersatu deh. hehehe

menurut ku nih, bersama dan bersatu itu beda.
bersama, sama siapa aja bisa bersama sahabat, temen, ortu dan pacar bisa tetep bersama meskipun pikiran gak sama yang penting bersama. sedangkan bersatu menyatukan kesamaan pikiran, gak egois mau berbagi untuk terus bersama.
jadi menurut ku jangan buang waktu untuk hal yang merugi.
*Bersama boleh aja, asal nanti harus bersatu XD

Focus Pada Satu titik

satu hari 24jam, 1 jam 60menit. ada berapa banyak waktu yang bisa dikerjakan dalam satu hari dan sebanyak waktu itu banyak hal yang bisa dilakukan. setiap malem aku selalu buat perencanaan apa yang akan aku lakukan dihari esok. beberapa jadwal aku susun dan aku tulis dibuku untuk mengisi hari ku diawal hari esok. hari esok yang aku tunggu telah tiba, aku melakukan apa yang sudah terencana, hampir semua  mampu aku kerjakan, tapi entah kenapa semua yang aku kerjakan tidak ada satupun yang selesai dengan baik sampai finish.

beberapa hari berlalu, ayah ku menghubungi ku untuk mengetahui kabar ku, sembari curhat menceritakan hari-hariku apa saja yang aku lakukan, banyak hal yang kami ceritakan dan ayahku menitipkan pesan untukku. "Focus, kalo sekarang kuliah dan skripsi focus untuk hal itu, jika ingin mengerjakan hal lain selesaikan dulu kuliah dan skripsi, tanggung jawabmu selesaikan baru kamu bisa melakukan hak mu". apa yang ayah sampaikan, membuatku berpikir hari itu. aku biasanya melakukan banyak hal tanpa satupun yang berhasil hari itu. aku mencoba focus satu hal meskipun terkadang ingin melakukan hal lain. dan apa yang aku peroleh "Berhasil" hari itu, disatu hari aku bisa melakukan pekerjaan ku sampai selesai, dan besoknya melakukan hal lain yang berbeda tidak berkutat dengan hal yang sama. dari pesan ayah yang disampaikannya kepada ku, aku sukses melewati hari dan focus pada satu titik ku.

*Focus pada satu titik untuk melanjutkan tujuan berikutnya, abaikan titik-titik yang lain jika satu titik belum sempurna XD

Rabu, 14 Januari 2015

Melawan Bosan dengan Berpikir Kreatif

Seorang guru agama pada sebuah sekolah menengah pertama di kota Mataram mengeluh tentang rasa jenuh dan bosan yang menerpanya setiap saat ketika mengajar. Perasaan bosan dalam mengajar seperti virus yang setiap saat menggerus keyakinannya bahwa mengajar adalah ibadah.Perasaan bosan juga muncul karena apa yang diajarkannya kepada siswa selalu harus diulang dalam rangkaian tes dan evaluasi yang hanya mengejar angka-angka kelulusan siswa sebagai penanda berakhirnya rangkaian proses belajar-mengajar.
Alhasil, karena disorientasi dalam mengajar, bisa dikatakan bahwa perasaan bosan menerpa hampir seluruh guru di sekolah.Penyebabnya selalu tidak tunggaul, melainkan banyak factor. Tetapi jika diurut secara seksama tentang factor dominan apa yang menyebabkan munculnya perasaan bosan para guru, ternyata karena minimnya imajinasi kreatif dalam melakukan proses belajar mengajar. Minimnya imajinasi kreatif lebih banyak disebabkan oleh ketergantungan yang tinggi kepada bahan ajar dan instruksi-instruksi tiada henti dari para kepala sekolah, pengawas, dan dinas terkait tentang kurikulum.
Bukti dan bentuk kebosanan lainnya saya dapati dari ratusan kali workshop tentang kurikulum 2013. Ketika mengajak para guru untuk mengubah mind-set atau cara pandang tentang mengapa kurikulum harus berubah, saya tak menggunakan lembar demi lembar slide Rhenald Kasali yang disediakan Kemendikbud. Padahal substansi perubahan paradigma tentang kurikulum dalam rangkaian proses pelatihan kurikulum sangatlah penting. Karena itu menurut hemat saya, daripada memberikan mereka paradigm perubahan dari tuntutan global yang belum tentu cocok dengan gaya berpikir guru, lebih baik mengajak mereka untuk melihat persoalan kreativitas dari sisi mereka sendiri.
Dalam setiap workshop, saya selalu meminta para guru untuk membuat imajinasi visual tentang kurikulum.Imajinasi visual didasarkan pada teori belajar berbasis otak (brain based learning theories) yang kurang lebih menyebutkan bahwa setiap kata yang diucapkan atau dibaca oleh seseorang sesungguhnya ditangkap oleh otak kita secara visual atau dalam bentuk gambar.Misal, ketika kata “gajah” saya sebut, imajinasi para guru tentang gajah amatlah beragam.Ada yang menangkap gambar belalainya, gading, kaki dan badannya yang besar, kupingnya yang lebar dan sebagainya.Tak pernah sekalipun otak kita menangkap kata gajah dalam bentuk rangkaian huruf g-a-j-a- dan h.
Berangkat dari teori ini kemudian saya minta para guru untuk membuat definisi kurikulum secara visual. Hasilnya? Hampir semua guru selalu memandang negatif soal kurikulum karena imajinasi visual mereka tentang kurikulum tak jauh dari gambar dokumen (lesson plan), buku, pengawas, siswa, sekolah, uang, pensil, wajah orang dinas pendidikan, wajah menteri, benang kusut dan sebagainya. Jika ditanya lebih lanjut, hampir semua mengakui bahwa imajinasi mereka soal kurikulum sangatlah negatif bahkan cenderung traumatik, karena selama ini tuntutan soal kurikulum lebih banyak bersifat formal sehingga menghambat kreativitas guru dalam melakukan proses belajar-mengajar yang yang kreatif dan menyenangkan.
Padahal, sejatinya kreativitas adalah anugerah Tuhan yang hampir pasti dimiliki oleh setiap manusia. Hanya saja kreativitas dapat memiliki banyak makna, tergantung aspek dan bidang apa yang akan digeluti oleh seseorang. Sebagai bagian dari proses bekerja pikiran atau intelegensia manusia, kreativitas kerap jarang bisa dipahami secara langsung, bahkan oleh seseorang yang disebut kreatif sekalipun. Karena itu benarlah jika kreativitas didefinisikan sebagai proses mental dan sosial yang melibatkan daya kerja  otak yang berusaha menggabungkan konsep-konsep yang ada dengan ide-ide tertentu yang belum terlihat wujudnya.
Bukti dan bentuk kebosanan lainnya saya dapati dari ratusan kali workshop tentang kurikulum 2013. Ketika mengajak para guru untuk mengubah mind-set atau cara pandang tentang mengapa kurikulum harus berubah, saya tak menggunakan lembar demi lembar slide Rhenald Kasali yang disediakan Kemendikbud. Padahal substansi perubahan paradigma tentang kurikulum dalam rangkaian proses pelatihan kurikulum sangatlah penting. Karena itu menurut hemat saya, daripada memberikan mereka paradigm perubahan dari tuntutan global yang belum tentu cocok dengan gaya berpikir guru, lebih baik mengajak mereka untuk melihat persoalan kreativitas dari sisi mereka sendiri.
Dalam setiap workshop, saya selalu meminta para guru untuk membuat imajinasi visual tentang kurikulum.Imajinasi visual didasarkan pada teori belajar berbasis otak (brain based learning theories) yang kurang lebih menyebutkan bahwa setiap kata yang diucapkan atau dibaca oleh seseorang sesungguhnya ditangkap oleh otak kita secara visual atau dalam bentuk gambar.Misal, ketika kata “gajah” saya sebut, imajinasi para guru tentang gajah amatlah beragam.Ada yang menangkap gambar belalainya, gading, kaki dan badannya yang besar, kupingnya yang lebar dan sebagainya.Tak pernah sekalipun otak kita menangkap kata gajah dalam bentuk rangkaian huruf g-a-j-a- dan h.
Berangkat dari teori ini kemudian saya minta para guru untuk membuat definisi kurikulum secara visual. Hasilnya? Hampir semua guru selalu memandang negatif soal kurikulum karena imajinasi visual mereka tentang kurikulum tak jauh dari gambar dokumen (lesson plan), buku, pengawas, siswa, sekolah, uang, pensil, wajah orang dinas pendidikan, wajah menteri, benang kusut dan sebagainya. Jika ditanya lebih lanjut, hampir semua mengakui bahwa imajinasi mereka soal kurikulum sangatlah negatif bahkan cenderung traumatik, karena selama ini tuntutan soal kurikulum lebih banyak bersifat formal sehingga menghambat kreativitas guru dalam melakukan proses belajar-mengajar yang yang kreatif dan menyenangkan.
Padahal, sejatinya kreativitas adalah anugerah Tuhan yang hampir pasti dimiliki oleh setiap manusia. Hanya saja kreativitas dapat memiliki banyak makna, tergantung aspek dan bidang apa yang akan digeluti oleh seseorang. Sebagai bagian dari proses bekerja pikiran atau intelegensia manusia, kreativitas kerap jarang bisa dipahami secara langsung, bahkan oleh seseorang yang disebut kreatif sekalipun. Karena itu benarlah jika kreativitas didefinisikan sebagai proses mental dan sosial yang melibatkan daya kerja  otak yang berusaha menggabungkan konsep-konsep yang ada dengan ide-ide tertentu yang belum terlihat wujudnya.Berpikir Kreatif merupakan proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan (concept) baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Dalam bahasa Guilford (dalam Munandar, 2009) kemampuan ini disebut berpikir divergen atau pemikiran menjajaki bermacam-macam alternatif jawaban terhadap suatu persoalan yang sama benarnya. Perkembagan kemampuan berpikir kreatif dipengaruhi oleh dua faktor utama: keturunan dan lingkungan.Jika melihat pengalaman di atas, jelas hambatan kreativitas guru lebih banyak disebabkan oleh pengarug lingkungan dan system pendidikan yang melihat kurikulum secara tidak kreatif. Padahal, sebetulnya semua orang diciptakan kreatif.Lingkunganlah yang membuat potensi kreatif ini tidak dapat berkembang dengan optimal. Di antara kendala mental yang menghambat perkembangan kreativitas antara lain adalah kesulitan untuk mencari jawaban yang benar (Trying to Find the “Right” Answer).
Salah satu dampak buruk dari pendidikan formal adalah fokusnya pada jawaban benar untuk pertanyaan atau masalah tertentu.Meskipun pendekatan ini membantu kita melakukan fungsi-fungsi sosial dalam masyarakat, namun cara ini berakibat buruk bagi pengembangan pemikiran kreatif individu.Orang kemudian banyak mengalami kesulitan ketika harus menyelesaikan permasalahan kehidupan nyata yang tidak hitam-putih, ambigu. Karena faktor lingkungan, para guru cenderung “patuh” secara membabi buta terhadap aturan soal kurikulum, misalnya, sehingga mengikuti aturan (following rules) menjadi jalan satu-satunya untuk selamat dari penilaian para pengawas. Kebiasaan ini tentu saja membunuh kreativitas guru, karena mereka tak berani menabrak aturan.Padahal, terkadang aturan harus dipecah, ditabrak, untuk berinovasi.Tentu saja hal ini berisiko. Jadi apa yang harus kita lakukan? Melanggar aturan mental. Cukup dengan bertanya, "Apa aturan saat ini yang menghentikan saya untuk menjadi lebih produktif?" Kita selalu dapat menantang aturan tertentu tanpa harus melanggarnya. Sering kali, selama proses kreatif ini, kita akan menemukan bahwa banyak hal inovatif dapat dicapai jika aturan dirusak atau diubah. Persoalannya, nyaris tak ada keberanian dari para guru untuk melawan aturan secara kreatif. Di ambil dari KickAndy

Ketidaksabaran

Bangun Pagi, rasa malas muncul hampir sebagian besar orang pasti akan begitu tidak nyaman, jika tempat nyaman yang dibangun seketika harus dibayarkan!
aku lupa untuk bangun dan mengucap syukur aku bangun dengan sedikit emosi yang meliputi, aku tidak sabar dengan diriku sendiri. hari itu aku tidak bisa mengendalikan diri dengan baik apa yang aku lihat dan aku lakukan. ada saja yang membuatku marah. ada orang yang ngebut didepan ku dan dan bercerita tidak sesuai hatiku itu menyebabkan diriku menjadi emosi. entah bagaimana itu, dia muncul saat aku bangun dan menanyakan ke Tuhan apa dan bagaimana ?

Bangun Pagi, rasa malas muncul hampir sebagian besar orang pasti akan begitu tidak nyaman, jika tempat nyaman yang dibangun seketika harus dibayarkan!
aku lupa untuk bangun dan mengucap syukur aku bangun dengan sedikit emosi yang meliputi, aku tidak sabar dengan diriku sendiri. hari itu aku tidak bisa mengendalikan diri dengan baik apa yang aku lihat dan aku lakukan. ada saja yang membuatku marah. ada orang yang ngebut didepan ku dan dan bercerita tidak sesuai hatiku itu menyebabkan diriku menjadi emosi. entah bagaimana itu, dia muncul saat aku bangun dan menanyakan ke Tuhan apa dan bagaimana ?

Dari Masa ke Masa

Si Pengendali UANG

Apa itu uang ? ada yang gak tau uang ? hampir semua orang mengenal apa itu uang. ada yang gak tau? ada. Siapa? Ia yang baru lahir dan disebut dengan bayi.
Fungsi uang bukan hanya sebagai alat tukar sehari-hari, uang juga dapat mengendalikan manusia.

anak kost dikasih uang ortunya awal bulan, tanpa pikir panjang uang habis sebelum satu bulan. nah dimana dikendalikannya manusia akan uang? ortu ngasih pasti sudah diperkirakan sebelumnya.

ada uang semua dibeli dan dengan uang akan adanya rasa percaya yang besar, tapi dengan tidak ada uang didompet maupun ditangan, apa yang terjadi? mencuri, meminjam uang untuk membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan dan hanya untuk gengsi semata dan emosional yang tinggi karena stress tidak memegang uang hingga pada kekerasan bahkan pembunuhan.
ini maksud dari dikendalikan uang lupa akan pikiran yang positif.
beberapa cara dapat dilakukan untuk mengendalikan UANG!
1. Bikin list, catet keperluan perbulan apa aja dan beli sesuai kebutuhan bukan keinginan.
2. Dompet, taruh uang secukupnya didalam dompet sehingga membeli sesuatu sesuai dengan isi   dompet.
3. ATM, jangan pergi ketempat-tempat dengan membawa ATM, karena akan membuat hal yang tidak diperlukan bisa terbeli dan berujung pada penyesalan.
4. Kartu kredit, hindari namanya kredit barang, mungkin diawal akan terlihat mudah karena barang sudah berada ditangan dengan membayar uang yang bisa terjangkau diawal tapi apa yang terjadi jika bulan berikutnya jika barang sudah rusak dan masih harus tetap membayar kredit? sia-sia. lebih baik uang nya ditabung dulu dan bersabar :o kredit bunga gak kecil.
5. Keluar, hindari keluar terlalu sering untuk hal yang tidak penting, nongkrong dan shopping berlebihan akan membuat pengeluaran lebih berat karena mata akan mudah tergiur untuk sesuatu yang terlihat menarik.
6. Syukur, ngucap syukur setiap saat untuk setiap yang sudah diberikan dan disediakan dijamin akan lebih bisa menghargai arti uang itu apa? sehingga uang dapat kita kendalikan dengan baik.

*Uang dapat membeli semua tapi lebih berkuasa manusia untuk mengendalikan uang dengan apa yang dibeli*

*Uang dapat mengendalikan manusia, tapi manusia harus mengendalikan uang*

TELP Ayah dan Ibu

waktu kecil orang tua selalu manjain anaknya, gak penge anaknya terluka, gak pengen anaknya ngalamin hal buruk yang gak dipengenin orang tua manapun. cara menjaga setiap orang tua pun berbeda-beda buat nunjukin mereka sayang dan gak mau kehilangan anak yang mereka besarkan dari kecil. 
gak terima saat orang tua ngelarang keinginan kita buat melakukan hal yang kita mau, kita ngomel, kita marah, bahkan cacian bisa terlontar dari mulut kita untuk orang tua. tapi mereka diam dan menahan rasa sakit yang kita lakukan. saat kita gak dapet sesuatu yang yang kayak temen miliki, kita maksa buat ortu beliin. gak peduli gimana cara mereka dapet uang, gak peduli gimana  capeknya mereka dari pagi sampai malem kerja. intinya kita mau semua terpenuhi dan ortu bisa menyediakan. Malu (minder) kalau ketemu temen yang keliatan lebih kece dan blablablaaa.... djadi mau gak mau kita nuntut ortu. :v
saat sakit bukan temen, sahabat ataupun pacar yang yang ada 24jam bersama dengan kita, tapi Ayah dan Ibu yang selalu ada, meskipun ulah kita kdang membuat kecewa. Tapi itulah mereka ayang dengan tulus dan ikhlas buat ngelakuin semua untuk kita. 
Satu teman ku yang baru aku tahu kabarnya kini telah menjadi anak yatim piatu, dia yang biasanya sama abahnya yang sebelumnya ditinggalkan terlebih dalu oleh sang ibu. kini dia mesti pergi kemana? ke kuburan buat tinggal bareng mereka? gak mungkin! atau menyesal karena telah tidak begitu peduli, malah lebih peduli dan sayang sama pacar yang masih gak jelas?! semua nya cuma PENYESALAN!!!

sebelum semua hilang tanpa ada ucapan terima kasih karena telah membesarkan kita, dan I Love U untuk semua cinta yang tulus dari kedua orang tua. 
Telp Ayah dan Ibu....
I LOVE U..... 
TERIMA KASIH MOM N DAD :*

WACANA ^^

Pernah gak kalian dalam beberapa hari merasa bersemangat tanpa ada rasa malas ? melakukan aktifitasa yang disukai serasa semua akan berjalan sesuai jadwal dan keinginan. pasti pernah kan ?

Misal aja nih jani janji Diet, dengan ngomong kediri sendiri atau waktu ada temen "hari ini janji makan nasi bakar terakhir bulan depan harus kurus harus diet". Atau pengen olahraga dengan niat punya tubuh bagus. "Harus latihan setiap hari, minggu depan pasti badan uda oke". Semuanya WACANA.

Sehari dua hari disiplin nurut sama aturan yang dibuat, selebihnya cuma Wacana lagi dan lagi. Nah, gimana cara nya biar gak cuma wacana? Aku ada tips nih. Ini salah satu hal yang aku lakuin biar gak cuma wacana doang. semoga bermanfaat yak :)

1. Jangan berambisi dengan apa yang baru aja dilakuin. karen apa, hal itu cuma akan terjadi dalam beberapa kali aja, yap kayak emosi sesaat gitu. 

2. Tujuan dan Motivasi. nah kalo ingin ngelakuin sesuatu semua pasti ada tujuannya. kalo tujuannya cuma buat sekedar pamer atau terkesan keren, pasti gagal. coba kamu ngelakuin semua karena untuk manfaat yang baik (positif) misal aja pengen kurus karena kalo gemuk gak bisa cari baju yang seukuran atau baju yang dicari gak ada kalo gemuk juga kesehatan semakin terganggu. liat ulang motivasi apa yang pengen kamu lakuin biar gak cuma sekedar wacana.

3. Aturan. disini harus ada aturan. kalo kamu gak pengen cuma sekedar wacana harus ada aturan. kamu kekampus pasti sulit bangun dan telat kalo ada kuliah pagi, cara nya bikin aturan atau hukuman kediri sendiri. misal, aku gak mandi kalo telat berangkat kuliah pagi. siapa sih yang mau ke kampus dalam keadaan bau asem, pasti gak ada yang mau. otomatis kalian bangun pagi dan bisa pergi kekampus. tapi, balik lagi aturan yang dibuat bukan untuk dilanggar atau sekedar aturan yang bisa dilanggar! mulai belajar bikin aturan kecil yang bisa buat disiplin bukan hanya wacana.

4. kebiasaan. mulai menjadikan hal yang kamu suka dengan kebiasaan. dari 1 sampai 3 hal diatas kalo sudah dilakuin pasti akan bikin kamu menjadikan hal-hal terbiasa bukan hanya wacana. 

 

semoga 4 tips diatass bermanfaat buat teman-teman XD

Tidak Hanya Sekedar Tahu

Tak cukup hanya sekedar tahu, jika hanya menyadari tapi tidak memahami untuk mengerti.

banyak orang yang tahu bahaya merokok yang dihirup dapat beakibat kepada kesehatan tubuh. dampak buruk rokok bukan hanya merugikan diri sendiri tapi juga orang lain yang ada disekitar mereka (perokok). apa orang yang merokok benar-benar tahu bagaiamna bahaya merokok itu? atau hanya sekedar tahu?! 

Ilmu bukan hanya sekedar tahu, ilmu seharusnya apat diaplikasikan dan benar-benar dimengerti dalam kehidupan. 

Banyak tahu bukan berarti orang itu berilmu. banyak tahu juga menyebabkan seseorang menjadi sombong, tidak mau peduli dan mendengar orang lain. merasa tahu dan lebih pintar, merasa diri nya "open mind". 

Faktanya, apa yang ia tahu, hanya asik dan menarik untuk bahan obrolan tanpa memberi pengaruh sedikitpun untuk kemajuan hidup.

metode terbaik agar menjadi orang yang tak hanya sekedar tahu dan menjadi orang berilmu atau berwawasan adalah :
* mencerna ilmu tersebut
* mendalami
* menghayati
* menerapkan dalam kehidupan
( orang semacam inilah yang disebut tahu )

tak perlu berlomba-lomba mencari hal agar banyak tahu, apalagi mencari gosip dan aib orang lain berlombalah mencari ilmu dan mengamalkan yang kita tahu.


*-^ jadilah orang yang tak hanya sekedar tahu yang akan menjadi sok tahu! tapi jadilah orang yang paham untuk mengerti. *-^

Makan Sambil Jalan

Pernah gak sih liat orang makan sambil jalan, kalau jalan kaki sih gpp lah kalau makan sambil berkendara gimana? ngeri gak sih?!

siang ini saat lampu merah berhenti, pas banget liat disamping ada orang berkendara goncengan dan keduanya kelihatan asik banget makan sambil nunggu lampu hijau. aku yang ngelihat sedikit geli dengan sikap kedua Bapak ini.

sering lihat orang makan/minum sambil jalan, bisa karena lapar atau kehausan banget. sampai gak ada tempat buat berhenti dan menikmati makanan.

boleh aja makan sambil jalan kalau itu anak kecil yang sedang sulit makan dan perlu dirayu sambil jalan-jalan. kalau orang yang udah bisa dibilang dewasa apa boleh makan sambil jalan? dampak yang akan diterima :
1. orang yang melihat merasa orang tersebut jorok, karena dijalan kan banyak polusi dan debu dari dari mana asalnya gak tau yang nempel dimakanan yang dimakan.
2. kurang sopan, makan yang bener harusnya sambil duduk, kalau jalan takutnya ada hal yang gak diinginkan karena focusnya kemakanan.
3. Rakus, orang yang melihat jadi beranggapan ini oranng lapar atau rakus.

meskipun gak ada larangan atau orang yang negur saat makan sambil jalan, lebih baik jangan dilakukan dan disarankan sih untuk dibawa pulang atau makan ditempat. karena jarang dan hampir gak pernah ada orang yang mau negur hal salah itu dengan alasan sungkan dan gak enak. 

*So, makanlah ditempat yang disediakan selagi ada tempat yang kosong XD

Malu Bertanya Sesat Dijalan

Pengen rumah  keliatan bersih, aku mutusin buat buat ambil lemari dirumah yang satunya. Ternyata waktu udah mau berangkat, ada yang klakson dari belakang, ternyata ada temen yang datang. Wah lumayan ada temen yang bisa diajakin ikut jadi gak sepian, sekalian minta tolong. Hehee
Waktu udah jalan, ada temen ku ada yang pura pura bego gitu, bilang gak bisa nyetir,gak bisa naik mobil dan gak tau jalan. Lahhh, dia diMalang kan udah lama. Aneh. Keanehan dan kesurupan mulai terjadi hmmmm. Lho lhoo. Kok kesurupan?! Maksud nya keseruan hehee.
Singkat cerita aja nih. Waktu jalan ke rumah ku yang beralamat di tidar, daerah malang kota nih. Temen ku yang namaya Odong nanya dimana. Ya aku sih jawab terus aja. Mungkin karena namanya odong kali ya jadinya odong juga orangnya hahaa. Tapi gak odong yang ini beda, dia unik banget nih. Nah sudah deket rumah, gak mungkin kan aku gak tau jalan rumah ku sendiri. Nah sih Odong nanya nih ke aku.
Odong : ini kemana?
Aku        : ya lurus aja ntar belok kanan trus ada Blok A1-723 belok deh
Odong : Kalo gak tau Tanya orang deh, dari pada nyasar
Aku        : nah kan yang punya rumah aku, masak lupa jalan. Udah lurus aja.
Nah, berhubung Odong ini iseng orangnya, ya aku ladenin aja nih dianya, aku minta tolong buat berhenti seolah-olah aku turun dan Tanya ke orang, hahaa tapi karna itu gak mungkin ya aku masuk lagi deh. Nah si Odong kok malah turun dari mobil. Ehh, dia nyamperin tukang bangunan disekitaran situ nanya alamat Villa Bukit Tidar. Zzzzzzz
Ngakak aku liat apa yang dilakukan tukang sama si Odong. Dia menanyakan hal yang seharusnya dia sudah tau tapi ditanya lagi. Dan waktu Odong dateng dia bilang, sudah dapet alamat dari tukang :/. Wkwkwkwkkkk. Koplak banget emang si Odong.
Emang bener ada pepatanh yang bilang malu bertanya sesat dijalan. Nah tapi kalo sudah tau jalan tapi tetep bertanya??? Itu apa dong? Mungkin biar lebih akrab kali ya sama orang disekitar. XD