Hembusan angin
kini tak bersahabat untuk tubuh, suara dan sekelilingku
semua terlihat mengerikan
tidak lagi merdu
ketika dulu aku tak lagi mengenal
tak ada kebahagiaan
ratap,tangis terus menghantui
kesedihan dan derita takkan berakhir
takkan ada jalan kelaur dimanapun
pintu tak lagi terbuka disetiap sudutnya.
hanya satu pintu untuk kearah surga.
pergilah sebelum terlambat
Rabu, 27 Mei 2015
Dari Arah Surga
19.37
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 komentar:
Posting Komentar